Latest Update
B BANDUNG RAYA TV
← Semua berita

Wali Kota Bandung Minta Seluruh Pegawai Negeri Junjung Tinggi Moral dan Integritas

Saturday, 17 October 2026 · oleh Redaksi Bandung Raya TV · 👁 13
Foto: Portal Resmi Kota Bandung

Pemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa pemecatan aparatur sipil negara (ASN) hanya dilakukan setelah melalui tahapan pembinaan yang komprehensif. Wali Kota Farhan mengingatkan para pegawai agar selalu menjaga standar etika publik yang ketat.

Wali Kota Bandung Farhan memberikan tanggapan terkait kabar pemecatan pegawai negeri yang disinyalir terlibat dalam kasus pelanggaran norma susila serta etika profesi.

Dalam keterangannya, Farhan mengaku rutin menerima pembaruan informasi mengenai berbagai bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh pegawai di lingkup Pemerintah Kota Bandung.

Ia menjelaskan bahwa sanksi pemecatan tidak langsung dijatuhkan begitu saja saat ada pegawai yang melanggar aturan, melainkan didahului dengan upaya pembinaan terlebih dahulu.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Farhan pada hari Kamis, 15 Oktober 2026, yang menyebutkan bahwa dirinya selalu memantau laporan pelanggaran etika dan susila secara berkala.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemerintah senantiasa memberikan kesempatan bagi pegawai yang bersangkutan untuk menjalani proses pemulihan, rehabilitasi, serta perbaikan diri sesuai regulasi yang berlaku.

Menurutnya, penjatuhan sanksi pemberhentian tidak pernah dilakukan secara instan, melainkan melalui prosedur pembinaan agar pegawai yang bersangkutan bisa memperbaiki diri.

Kendati demikian, apabila pembinaan telah diberikan namun pelanggaran yang sama terulang kembali, pihak pemerintah tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas sesuai ketentuan hukum.

Farhan membeberkan bahwa sudah ada beberapa kasus serupa yang akhirnya berujung pada pemecatan pegawai setelah seluruh tahapan pembinaan dan kesempatan koreksi diri diberikan.

Apabila tindakan indisipliner tersebut terus berulang, ia menegaskan bahwa toleransi sudah habis dan langkah pemberhentian wajib diambil.

Meski demikian, Farhan mengingatkan bahwa para abdi negara tetaplah manusia biasa yang tidak luput dari berbagai keterbatasan dan kekurangan.

Kendati demikian, status mereka sebagai pelayan masyarakat menuntut tanggung jawab moral serta etika yang jauh lebih tinggi karena setiap gerak-gerik mereka senantiasa diawasi publik.

Ia berpesan kepada seluruh pegawai agar menyadari posisi mereka sebagai figur publik yang menjadi sorotan masyarakat, sehingga wajib memegang standar moral di atas rata-rata.

Di akhir keterangannya, Farhan berharap agar seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemkot Bandung senantiasa memegang teguh integritas dan etika dalam bekerja demi merawat kepercayaan masyarakat.

Menjaga standar etika yang tinggi merupakan sebuah keharusan bagi setiap aparatur demi kepentingan bersama, pungkasnya.

Sumber berita: Portal Resmi Kota Bandung — 16 Oktober 2026.

Berita Terkait

Iklan