Latest Update
B BANDUNG RAYA TV
← Semua berita

Pemerintah Pusat dan Kota Bandung Kolaborasi Dirikan Central Medical Unit di Ujungberung

Tuesday, 27 October 2026 · oleh Redaksi Bandung Raya TV · 👁 6
Foto: Portal Resmi Kota Bandung

Kementerian Kesehatan bersama Pemkot Bandung merencanakan pembangunan Central Medical Unit di RSUD Ujungberung yang ditargetkan rampung pada 2028 untuk mengoptimalkan perawatan pasien darurat dan kritis.

Infrastruktur kesehatan anyar tersebut diproyeksikan mulai beroperasi pada tahun 2028 guna mengoptimalkan penanganan kasus-kasus darurat serta pasien dalam keadaan kritis.

Muhammad Farhan selaku Wali Kota Bandung menyebutkan bahwa realisasi CMU mencerminkan kolaborasi yang erat antara pusat dan daerah dalam upaya memperluas akses serta kualitas medis bagi warga.

Lokasi pendirian fasilitas kesehatan itu direncanakan menempati area yang masih menjadi bagian dari kompleks perluasan RSUD Ujungberung.

Saat ini, pihak Pemkot Bandung tengah melakukan peninjauan guna memastikan ketersediaan bidang tanah yang paling tepat untuk menyokong proyek tersebut.

Lebih lanjut Farhan mengungkapkan bahwa proyek ini menggunakan bangunan baru di atas lahan baru yang masih terintegrasi dengan area rumah sakit. Pendanaan proyek tidak bersumber dari anggaran multiyears daerah yang telah disahkan lewat Perda, melainkan dikucurkan langsung oleh Kementerian Kesehatan demi kepentingan warga Kota Bandung.

Pembiayaan proyek fisik CMU ini sepenuhnya ditopang oleh anggaran pusat via Kemenkes, sementara pihak pemkot kebagian tugas menyediakan lahan.

Adanya sinergi ini diyakini mampu mendongkrak performa layanan kesehatan serta mengoptimalkan kapasitas RSUD dalam merawat pasien berisiko tinggi.

Azhar Jaya selaku Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes memaparkan bahwa gedung CMU bakal didukung beragam sarana penunjang medis modern, mencakup unit gawat darurat, ICU, PICU, NICU, fasilitas cuci darah, instalasi bedah, hingga ruang persalinan.

Ia menambahkan bahwa operasional CMU nantinya akan lebih diprioritaskan pada tindakan medis intervensi serta penanganan kedaruratan.

Melalui kehadiran fasilitas komprehensif ini, kapasitas penanganan pasien kritis di Kota Bandung diyakini melonjak sehingga frekuensi rujukan pasien ke fasilitas kesehatan lain bisa ditekan.

Apabila seluruh unit pelayanan telah berfungsi secara maksimal, kompleks medis tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 100 pasien gawat darurat secara bersamaan.

Di samping proyek pembangunan CMU di kawasan Ujungberung, kedua instansi juga berencana memperluas cakupan kerja sama untuk pengembangan RS Mata Cicendo.

Fasilitas kesehatan khusus mata tersebut selama ini memegang fungsi penting baik sebagai rujukan utama pengobatan mata maupun sebagai sarana institusi pendidikan.

Agenda pengembangan RS Mata Cicendo mencakup penambahan sarana melalui mekanisme pemanfaatan lahan bersama Pemkot Bandung, di mana seluruh kebutuhan finansialnya diusulkan agar ditanggung oleh Kemenkes.

Sumber berita: Portal Resmi Kota Bandung — 26 Oktober 2026.

Berita Terkait

Iklan