Insiden Maut Pasar Caringin, Pemkot Bandung Dorong Pengawasan Wilayah Diperketat
Pemerintah Kota Bandung menyampaikan belasungkawa atas tewasnya dua warga dalam insiden pengeroyokan di Pasar Caringin dan meminta aparat setempat untuk meningkatkan pengamanan.
Pemerintah Kota Bandung memberikan perhatian serius terhadap insiden pengeroyokan maut yang merenggut nyawa dua orang di Pasar Caringin pada Sabtu, 24 Oktober 2026 yang lalu.
Menanggapi kejadian tersebut, aparat kewilayahan diminta agar lebih peka dan meningkatkan pengawasan di lingkungan masing-masing guna menjamin keselamatan warga yang sedang mencari nafkah. "Kami ingin memastikan bahwa keselamatan warga Kota Bandung harus selalu menjadi prioritas kita bersama," kata pihak terkait.
Duka mendalam diutarakan kepada keluarga korban tewas yang tercatat sebagai penduduk lokal dari RW 02 serta RW 03 yang berada di Kelurahan Babakan Ciparay. Serangan brutal yang melibatkan puluhan orang pada Sabtu sore tersebut menyebabkan dua nyawa melayang serta satu orang menderita luka berat. "Izinkan saya beserta seluruh Pemerintah Kota menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada dua orang korban pengeroyokan di Caringin pada hari Sabtu malam yang adalah warga kita di RW 2 dan RW 3 Kelurahan Babakan Ciparay," ucapnya.
Seluruh masyarakat diajak untuk memanjatkan doa bagi almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. "Dan juga tentu saja kita semua berdoa agar almarhum diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya dan mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Serta kita doakan agar keluarga yang ditinggalkan tabah dan kuat menghadapi cobaan," tuturnya.
Selain itu, perhatian khusus juga diarahkan kepada korban luka yang tengah mendapatkan perawatan medis. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Badan Amil Zakat Nasional serta BPJS Ketenagakerjaan atas uluran tangan dan santunan bagi para korban, termasuk yang dirawat intensif. "Untuk itu kami pun menyampaikan apresiasi kepada Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah menyampaikan bantuan dan santunan kepada para korban termasuk korban luka-luka yang sekarang masih dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin karena harus menjalani sebuah operasi besar," kata dia.
Harapan juga dipanjatkan agar korban luka yang harus menjalani operasi besar di Rumah Sakit Hasan Sadikin tersebut bisa lekas sembuh dan beraktivitas normal. "Kita doakan agar korban yang masih terluka bisa segera sembuh kembali dan beraktivitas kembali," ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, penyerangan brutal di Pasar Caringin tersebut dilakukan oleh sekitar 30 orang. Akibat kejadian itu, Fikri Ramadhan (22) mengembuskan napas terakhir di tempat kejadian, sementara rekannya Tisna (37) sempat kritis sebelum akhirnya menyusul meninggal dunia, serta Agus Safari (34) mengalami luka-luka parah.
Sumber berita: Portal Resmi Kota Bandung — 26 Oktober 2026.



