Pemerintah Kota Bandung Lakukan Pembersihan Coretan Liar Pasca-Unjuk Rasa
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memimpin langsung aksi pembersihan vandalisme di berbagai titik kota menyusul aksi unjuk rasa yang baru saja terjadi.
Sejumlah aparat pemerintah daerah bersama perangkat kewilayahan dan unsur pimpinan daerah langsung mendatangi lokasi-lokasi untuk memantau proses sterilisasi wilayah.
Langkah tersebut diambil guna memulihkan estetika serta kebersihan wilayah ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut akibat maraknya aksi coretan liar.
Menurut keterangan Muhammad Farhan selaku Wali Kota Bandung, jajarannya bergerak cepat pada pagi hari ini untuk menghapus berbagai bentuk vandalisme yang timbul saat aksi unjuk rasa kemarin.
Pekerjaan pembersihan ini dijadwalkan berlangsung secara masif dan berkesinambungan selama kurun waktu dua kali 24 jam ke depan.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kota Bandung mengerahkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, bagian tata pemerintahan, serta aparat di tingkat wilayah.
Farhan menegaskan bahwa prioritas utama kegiatan ini adalah mengembalikan keelokan dan kebersihan kota, mengingat tindakan merusak fasilitas umum lewat vandalisme tidak ada kaitannya dengan hak menyampaikan aspirasi maupun kebebasan berekspresi.
Salah satu kawasan yang mengalami dampak terparah adalah area Simpang Lima, di mana beberapa komponen huruf pada fasilitas umum mengalami kerusakan parah sehingga perlu dicopot guna menjalani proses perbaikan menyeluruh.
Ia menambahkan bahwa kerusakan paling parah terkonsentrasi di titik tersebut sehingga seluruh hurufnya harus dicabut dan diperbaiki agar kembali tampak normal.
Kendati demikian, Farhan memastikan bahwa infrastruktur pengatur lalu lintas tidak mengalami kerusakan berat dan lampu lalu lintas masih berfungsi dengan baik.
Seluruh fasilitas penunjang jalan dipastikan aman, sementara berbagai titik coretan liar yang ditemukan langsung ditangani oleh petugas di lapangan.
Selain Simpang Lima, operasi pembersihan ini turut menyasar jalur Jalan Asia Afrika, area Pendopo, kawasan Braga, hingga zona Cikapayang-Dago.
Pemerintah Kota Bandung berkomitmen penuh untuk menuntaskan pemulihan di seluruh area yang tercemar agar warga dapat beraktivitas secara nyaman.
Di samping itu, dinamika kegiatan sosial dan perekonomian warga di seluruh penjuru kota dilaporkan tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti pascaperistiwa demonstrasi.
Farhan menyimpulkan bahwa kendati unjuk rasa sempat diwarnai sedikit gesekan, roda perekonomian serta aktivitas sosial masyarakat secara umum sama sekali tidak terganggu.
Sumber berita: Portal Resmi Kota Bandung — 21 Oktober 2026.



