Latest Update
B BANDUNG RAYA TV
← Semua berita

Pemerintah Kota Bandung Kembangkan Vokasi Guna Cetak Pekerja Migran Berkualitas

Monday, 12 October 2026 · oleh Redaksi Bandung Raya TV · 👁 11
Foto: Portal Resmi Kota Bandung

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berdiskusi dengan Wamen P2MI Christina Aryani mengenai strategi pencetakan tenaga migran profesional lewat jalur pendidikan vokasi.

Agenda tersebut dibahas secara mendalam tatkala Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menerima kunjungan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani, bertempat di Pendopo Kota Bandung pada hari Sabtu, 10 Oktober 2026.

Bagi Farhan, Kota Bandung menyimpan kapasitas besar dalam melahirkan tenaga kerja migran yang cakap. Hal ini ditopang oleh banyaknya universitas, politeknik, institusi kejuruan, serta pusat pelatihan lain yang tersedia di wilayah ini.

Kapasitas itu, lanjutnya, harus dioptimalkan demi memperluas lapangan pekerjaan bagi warga setempat, di samping mencetak tenaga kerja yang sanggup menjawab standar industri internasional.

Lebih lanjut, Farhan menekankan urgensi membina calon tenaga migran dari beragam lapisan sosial, mulai dari alumni sekolah kejuruan hingga warga kurang mampu. Strategi ini diyakini mampu membuka lapangan kerja baru serta menekan angka pengangguran di Kota Bandung.

Di sisi lain, Wamen P2MI Christina Aryani memaparkan bahwa pasar kerja global saat ini masih memerlukan banyak tenaga profesional asal Indonesia. Sektor-sektor yang banyak dicari meliputi bidang pengelasan, perawat lansia, sektor manufaktur, hingga industri perhotelan.

Negara-negara yang terbuka untuk penempatan tenaga kerja tersebut mencakup Jepang, Korea Selatan, Jerman, serta beberapa negara di kawasan Eropa.

Ia menambahkan, pemerintah terus menggenjot kualitas para calon tenaga kerja lewat program pelatihan bahasa, keahlian teknis, serta perolehan sertifikat resmi yang selaras dengan permintaan industri di luar negeri.

Di samping kemampuan kerja, faktor keabsahan hukum dan jaminan keselamatan tenaga migran turut mendominasi pembahasan. Mengikuti jalur resmi amat krusial agar para pekerja mendapatkan proteksi serta bantuan hukum sekiranya timbul masalah di tempat mereka bekerja.

Topik pembicaraan turut menyoroti pentingnya mengawasi balai latihan kerja yang menyediakan penyaluran ke luar negeri, berikut hambatan aturan jaminan sosial yang kerap memengaruhi keikutsertaan warga dalam program pelatihan.

Sebagai langkah konkret ke depan, jajaran Pemkot Bandung bersama instansi teknis dan pihak BP3MI Jawa Barat akan segera mematangkan draf nota kesepahaman.

Kolaborasi ini ditargetkan mampu memperkuat kerja sama dalam melahirkan tenaga migran yang kompeten, memaksimalkan potensi institusi vokasi, serta membukakan jalan bagi masyarakat untuk berkarier di kancah internasional.

Sumber berita: Portal Resmi Kota Bandung — 10 Oktober 2026.

Berita Terkait

Iklan