Latest Update
B BANDUNG RAYA TV
← Semua berita

Gedung Kesenian Rumentang Siang Bakal Dihidupkan Kembali Lewat Program Badaya

Monday, 26 October 2026 · oleh Redaksi Bandung Raya TV · 👁 4
Foto: Portal Resmi Kota Bandung

Pemerintah Kota Bandung berkomitmen melestarikan seni dan budaya Sunda dengan menyediakan ruang apresiasi bagi para seniman melalui program Badaya serta rencana pengaktifan kembali Gedung Kesenian Rumentang Siang.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan bahwa kesenian memegang peranan penting sebagai manifestasi budaya yang bersentuhan langsung dengan aktivitas harian warga.

Menurut Farhan, nilai serta norma budaya meresap ke dalam sendi kehidupan, sementara seni menjadi bentuk ekspresi yang paling kasat mata sehingga patut diberikan penghargaan.

Sebagai langkah nyata dalam mendukung para kreator seni untuk terus berkarya, ia berencana mengaktifkan kembali Gedung Kesenian Rumentang Siang sebagai pusat pementasan seni tradisional.

Rencananya, gedung tersebut akan diisi oleh empat cabang seni utama, yakni wayang golek, jaipongan, pencak silat, dan Kembang Sunda, yang pementasannya dijadwalkan hadir secara rutin setiap akhir pekan.

Pementasan wayang golek diagendakan sebulan sekali, sementara jaipongan dan Kembang Sunda harus melalui tahap seleksi terlebih dahulu, disusul oleh penampilan pencak silat.

Guna merealisasikan rencana tersebut, Farhan telah menginstruksikan dinas terkait agar mengawal ketersediaan anggaran yang memadai.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menerangkan bahwa Badaya adalah agenda kebudayaan yang diinisiasi untuk mengenalkan, menghargai, serta menjaga warisan seni lokal.

Pelaksanaan Badaya telah menjangkau tiga kawasan, dimulai dari Kelurahan Rancasari di Bandung Timur, Kecamatan Sumur Bandung di Bandung Tengah, hingga Kecamatan Babakan Ciparay untuk wilayah Bandung Barat.

Melalui penyelenggaraan di berbagai titik tersebut, pemerintah dapat mengenali keunikan serta potensi seni budaya yang tersebar di setiap sudut Kota Bandung.

Adi pun menaruh harapan agar program ini bisa diperluas cakupannya pada tahun depan serta masuk ke dalam agenda pariwisata resmi guna memikat pelancong sekaligus menghibur publik.

Dukungan senada diutarakan oleh anggota DPRD Kota Bandung, Heri Hermawan, yang memandang kegiatan ini krusial untuk menjaga eksistensi kebudayaan Sunda karena kawasan Bandung Kulon, Babakan Ciparay, serta Bojongloa Kidul dihuni banyak pegiat seni.

Heri berharap inisiatif semacam ini konsisten berlanjut demi menghargai para seniman dan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Bandung.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kelestarian tradisi Sunda mengingat upaya tersebut merupakan kewajiban bersama.

Lewat program Badaya, Pemerintah Kota Bandung bertekad memastikan tradisi Sunda tidak hanya sekadar dilestarikan sebagai peninggalan masa lalu, tetapi juga diberi panggung yang layak agar kian dikenal luas oleh masyarakat.

Sumber berita: Portal Resmi Kota Bandung — 25 Oktober 2026.

Berita Terkait

Iklan