Tundukkan Persijap Empat Gol Tanpa Ampun, PERSIB U18 Petik Kemenangan Perdana
PERSIB U18 sukses mengamankan tripoin perdana di ajang Elite Pro Academy ONE 2026/2027 usai membungkam Persijap Jepara dengan skor telak 4-1.
Hasil positif berhasil diamankan oleh PERSIB U18 dalam lanjutan persaingan Grup B kompetisi Elite Pro Academy (EPA) ONE 2026/2027. Skuad berjuluk Maung Ngora tersebut sukses bangkit dan mengandaskan perlawanan Persijap Jepara dengan skor akhir 4-1 di SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Keunggulan empat gol milik PERSIB U18 masing-masing disumbangkan oleh Girly Andrade Guevara ketika pertandingan menginjak menit 40, Pandu Aryo Wicaksono pada menit 48, Razlya Putra Setiawan di menit 61, serta Khaikal Reva Putra Heryawan pada menit 64. Di sisi lain, kubu Persijap hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat satu gol balasan dari Kenneth Kylano Damapoli pada menit 57.
Tambahan tiga angka ini berfungsi sebagai momentum krusial bagi PERSIB U18 guna mendongkrak penampilan menyusul rentetan hasil kurang memuaskan pada laga-laga sebelumnya. Kendati demikian, Maung Ngora saat ini masih tertahan di posisi ketujuh tangga klasemen sementara Grup B dengan mengantongi 5 poin, yang merupakan akumulasi dari satu kali menang, dua kali imbang, serta dua kali menelan kekalahan.
Juru taktik PERSIB U18, Tito Agung Setiawan, menyampaikan rasa syukurnya karena para pemain mampu bangkit serta melepaskan diri dari bayang-bayang peristiwa kelam pasca insiden penyerangan yang dilakukan oleh oknum suporter bertempat di Rest Area Batang KM 360 B, Tol Batang, tanggal 11 Oktober 2026 yang lalu.
Selepas laga, Tito menyatakan, Alhamdulillah, ini kemenangan pertama kami di musim ini karena memang, tim ini terlambat start. Tapi selama ini, saya punya keyakinan tim akan berprogres. Ini akan jadi titik awal untuk kami bisa lebih baik lagi.
Ia menjelaskan bahwa berbagai dukungan yang mengalir serta pemulihan dari aspek psikologis berperan besar dalam mengembalikan konsentrasi skuadnya untuk kembali bertarung di liga. Tito turut memberikan apresiasi tinggi terhadap ketegaran para anak asuhnya dalam menghadapi ujian berat tersebut.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, Setelah insiden kemarin (penyerangan suporter), kami mendapat banyak support dan menangani tim secara psikologis. Saya lihat, anak-anak sudah melupakan kejadian itu. Saya bahkan salut, mereka tetap fokus menjalani kompetisi.
Di samping itu, Tito memandang bahwa watak juara turut memegang peranan krusial di balik kesuksesan PERSIB U18 memetik hasil maksimal. Kegagalan mendulang poin penuh pada partai-partai terdahulu justru membakar semangat juang para penggawa untuk tampil lebih superior serta memburu kemenangan.
Sebagai penutup, ia menegaskan, Mayoritas pemain di sini memiliki karakter pemenang. Setelah kehilangan poin maksimal di beberapa pekan sebelumnya, mereka jadi sangat terpacu untuk bisa meraih poin maksimal di pertandingan ini.
Sumber berita: Persib.co.id — 24 Oktober 2026.



