Comeback Gemilang Bawa PERSIB U16 Tundukkan Persijap Jepara
PERSIB U16 sukses membalikkan keadaan untuk menang 3-2 atas Persijap Jepara setelah sempat tertinggal dua gol dalam lanjutan Grup B EPA ONE di Bandung.
Sifat ulet dan tidak mudah menyerah menjadi kunci keberhasilan PERSIB U16 saat menundukkan Persijap Jepara. Meski sempat kecolongan dua gol lebih dulu, skuad berjuluk Maung Ngora tersebut sukses membalikkan keadaan dan menutup laga dengan skor 3-2 dalam lanjutan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE yang dihelat di SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Gawang PERSIB U16 langsung jebol ketika laga baru menginjak menit keenam lewat aksi M. Rajab Bintang Keanu. Tim tamu kemudian memperlebar jarak melalui torehan M. Yazid Al Bustomi pada menit 31, memaksa Maung Ngora berjuang lebih ekstra guna memangkas selisih skor.
Kendati demikian, reaksi positif langsung diperlihatkan oleh kubu tuan rumah. Tepat satu menit usai kebobolan gol kedua, Rifky Akbar Riyanto sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit 32 untuk mengubah kedudukan menjadi 1-2, sekaligus menjaga asa timnya jelang turun minum.
Selepas jeda, permainan PERSIB U16 menjadi jauh lebih tajam. Miftah Ali Andriansyah berhasil membuat skor imbang 2-2 pada menit 54. Menjelang pertandingan bubar, Miftah kembali menjadi pahlawan berkat golnya di menit 88 yang memastikan kemenangan 3-2 bagi Maung Ngora.
Tambahan tiga angka ini mendongkrak posisi PERSIB U16 ke tangga kedua klasemen sementara Grup B dengan raihan 12 poin dari empat laga. Saat ini, mereka terpaut enam angka dari Borneo FC yang bertengger di singgasana teratas.
Juru taktik PERSIB U16, Agi Maulana, tak menampik bahwa timnya mengawali laga dengan kurang maksimal. Situasi tim yang pincang akibat beberapa pilar harus absen atau tidak turun sejak menit awal turut berdampak pada performa di paruh pertama.
Hari ini ini, kami tidak bisa memainkan sejumlah pemain sejak menit pertama dan beberapa absen. Hasilnya, di babak pertama kami tertinggal dua gol, tapi setelah dilakukan perubahan di babak kedua, alhamdulillah situasi bisa berubah, ucap Agi usai pertandingan.
Menurut Agi, ketiadaan sejumlah pemain utama memang menghadirkan kendala tersendiri bagi jajaran pelatih. Meskipun demikian, kondisi tersebut sekaligus menjadi panggung bagi pilar lainnya untuk membuktikan kualitas serta membayar tuntas kepercayaan yang diberikan.
Itulah sepakbola. Ketika absennya pemain jadi kerugian bagi pelatih, tapi jadi kesempatan bagi pemain lain. Di pertandingan ini beberapa pemain pengganti masih beradaptasi terhadap sistem, tapi ada juga yang bisa menjawab kepercayaan, imbuhnya.
Lebih dari sekadar perolehan angka, hasil positif ini memperlihatkan karakter kuat yang dimiliki anak-anak asuhnya. Agi memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh pemain yang terus merawat motivasi di tengah tekanan sepanjang 90 menit.
Secara keseluruhan, pemain sudah tampil maksimal meskipun masih ada kesalahan individual. Sebelumnya, kami juga pernah tertinggal di pertandingan, tapi bisa membalikkan keadaan pada akhirnya. Ini hasil kerja keras pemain dan mentalitas yang mereka miliki, tutupnya.
Sumber berita: Persib.co.id — 25 Oktober 2026.



